Tag Archives: kenangan

Aku Sudah Berusaha

Aku sudah berusaha,
keras sekali,
sekeras guntur gegap menggelegar,
di awal musim penghujan,
enam tahun lalu.

Aku sudah berusaha,
sungguh-sungguh,
seperti kesungguhan laba-laba,
menganyam jaring- jejaring rapuh,
untuk sekedar menakut-nakuti,
nyamuk-nyamuk kebingungan.

Aku sudah bersusaha,
tidak main-main,
walau harus bermain api,
dengan tangan telanjang bulat,
dan alhasil telah membuahkan,
melepuhnya jari-jemari ini.

Aku sudah berusaha,
mati-matian,
walau saat ini aku belum mati,
tetapi rasa ini telah mendahuluiku,
terbujur kaku di ruang kremasi.

Usahaku bukanlah sembarang usaha,
usaha kecil dari orang kecil,
dan mungkin tak berarti bagi kalian,
tetapi aku tidaklah malu,
karena dengan susah payah,
aku sudah berusaha.

Ijinkan Aku Mengenang

Ijinkan aku mengenang,
untuk setiap jengkal yang pernah kita lalui,
untuk setiap detik yang pernah kita lewatkan,
untuk setiap kata yang pernah kita ucap,
untuk sebuah rasa yang pernah kita ungkap.

Ijinkan aku mengenang,
pada kisah panjang yang melelahkan,
pada bayangmu yang selalu menemani,
pada senyum indah yang pernah kau beri,
pada seutas asa yang pernah kita cipta.

Ijinkan aku mengenang,
bagi keindahan yang pernah kita reguk,
bagi kedamaian yang pernah kita bentuk,
bagi nyayian rindu yang selalu mengalun,
bagi dunia yang pernah kita warnai.

Kendati kini kau telah pergi,
tapi sejatinya kau masih tetap di sini,
terikat pada tali jerat dalam hati,
dan akan terus begitu,
selalu dan selamanya.

Merapi

Sejukmu,
heningmu,
kesahajaanmu,
selalu menyita rinduku.

Tiada jumawa,
walau perkasa,
hangat menyambut,
para perindu kedamaian.

Murkamu,
membawa pilu,
ada air mata di sana,
ada pula dukaku di sini.

Kembalilah sejukmu,
kembalilah heningmu,
kembalilah sahajamu,
jangan murka lagi, Merapi.

 

Kenangan Di Gunung Merapi,
Agustus 2010