Category Archives: Untuk Ibu

UNTUK IBU

 

Ibu, wajah berserimu itu sekarang kulihat tua.

Tubuh tegarmu itu sekarang mulai melemah.

Sinar mata yang tajam saat memarahiku dulu,

kini tak pernah lagi kulihat.

 

Ibu, Aku rindu marahmu

Cubit lenganku lagi sampai berwarna merah

Merahkan juga telingaku dengan kritik tajammu

Lakukan saja apapun yang kau mau padaku

Kau injak kepalakupun kan kuserahkan dengan tersenyum

 

Ibu, aku bukanlah siapa-siapa di depanmu.

Yang dulu tak pernah bisa ke mana-mana,

tanpa meringkuk di gendonganmu.

Sekarang masih seperti dulu, Bu.

Aku hanya seonggok daging kecil,

yang tak pernah bisa bernafas tanpa kasihmu

 

Ibu, sudah berapa kali aku melukaimu?

Pasti sudah hilang kan catatanmu?

Sedangkan aku masih memiliki catatan-catatan bodohku,

yang merasa telah kau kecewakan.

 

Ibu, Dapat kuhitung dengan jari tanganku,

berapa kali aku membuatmu tersenyum,

berapa lembar kain yang pernah kubeli untukmu

Tak banyak kan?

Tapi kenapa kau tak pernah meminta?

 

Ibu, aku takut kau tinggalkan aku,

karna aku memang tak pernah siap kau tinggalkan.

Aku sangat membutuhkan teguranmu

Aku ingin melihatmu setiap pagi