Category Archives: Setangkai Embun

Setangkai Embun

Setangkai embun yang kau pesan,
kini telah kudapatkan,
kupetik dengan tanganku sendiri,
dari taman istana dewa-dewi,
harumnya bak samudera kasturi,
beningnya bak air mata bidadari.

Tidaklah mudah mendapatkannya,
nyawa ini jadi jadi taruhuannya,
lelah mendaki seribu gunung,
letih menyeberang seribu danau,
tapi bagiku bukanlah halangan,
demi kau sang pemilik hati.

Semua itu kulakukan,
agar tak lagi kudengar,
seringnya prasangka darimu,
tentang segala kesombonganku,
dan segala ketidakpedulianku,
yang kau keluhkan setiap waktu,

Sebenarnya bukanlah begitu,
aku mengindahkan keindahanmu,
kebijakanku selalu bijaksana untukmu,
tapi kau belum bisa mengerti,
hingga harus kubuktikan,
kupetik setangkai embun ini untukmu.