Category Archives: Membebaniku

Membebaniku

Nasehatmu itu,
membebaniku,
menggangguku,
mengusik ketenanganku.

Aku adalah aku,
bukan apa-apamu,
jangan merasa jadi guru,
semua kau anggap tabu.

Pergilah,
aku tak butuh petuah,
aku bukan keranjang sampah,
tempatmu meludah.

Bukannya aku marah,
hanya sedikit gelisah,
tak ingin menjadi lemah,
akibat petunjukmu yang salah.

Nasehatmu itu,
membebaniku,
sungguh aku tak tahu,
harus menolak atau meniru.

Jangan kau teruskan,
aku sendiri punya jalan,
yang kutempuh dengan nyaman,
jangan lagi kau belokkan.

Aku punya naluri,
punya harga diri,
apapun yang kujalani,
biar kutanggung sendiri.

Jangan bicara lagi,
dan berunjuk gigi,
walau kau tulis puisi,
semua akan terasa basi

Nasehatmu itu,
membebaniku,
dan sungguh-sungguh,
membebaniku.