Category Archives: Mata Wayang

Mata Wayang

Ketika suara hati mengalun,
ketika sajak-sajakkku terurai,
rebah tubuh ini tanpa daya.
Kuperas hitamnya asap duniaku.
Kulepas mengepul memenuhi angkasa raya.

Aku menuju Sang Mata Wayang,
yang menyentak sukmaku siang dan malam.
Kuncup-kuncup asa tak lagi terkekang,
berputar di sekeliling jari manisku.
Menggoreskan pena akan arti kehadiran pemilik jagad.

Sirna sudah segala keraguan,
musnah sudah setiap ketimpangan nurani.
Sumpah raga terasa tak bersukma lagi,
janji hati terasa tak berwarna.
Aku menggapai keabadian,
menuju Sang Mata Wayang.