Category Archives: Puisi Minimalis

Puisi Minimalis

Kulacurkan sastra,

di semak-semak kemunafikan,

gelap bertudung narsisme,

memperdaya logika naif,

mengurai syahwat terselubung,

 

Adakah pencerahan,

ketika penaku lantang bicara,

mengelabuhi kejujuran nurani,

meledakkan sebongkah ambisi,

dan kelekatanku pada gebyar dunia.

 

Jika sesal adalah akibat,

adakah sebab yang jadi penyebab,

tetap tak kutemukan jawaban,

hingga tertulis puisi minimalis,

di antara keinginan yang maksimalis.