Category Archives: Bukan Inginku

Bukan Inginku

Siapa juga yang ingin seperti ini,
hati yang dulu lapang terbentang,
kini sarat lukisan manis senyummu,
menelantarkan keangkuhan klasik,
jatuh berantakan berkeping-keping,
bagai halilintar berkilat tanpa suara,
seolah gemuruhnya redam terpendam,
terbuai harum aroma rambutmu,
yang terurai membelai sukmaku.

Siapa juga yang mau seperti ini,
pikiran yang dulu bebas dari batas,
kini harus tersekat indah bayangmu,
mengosongkan segala isi di sanubari,
menjadikan kehampaan kukuh berkuasa,
di antara rumpun-rumpun harapan,
yang menjulang menantang pelangi,
untuk mengadu kecerahan warnamu,
yang terbatik pada kisi-kisi jiwaku.

Siapa juga yang suka seperti ini,
angan yang dulu tak pernah terbang,
kini melambung meyeruak ke langit,
bagai layang-layang tak bertemali,
lepas ke atas membawa mata belati,
menusuk lapisan kodrat yang melentur,
hingga terbedah jahitan di wajah awan,
menjatuhkan tetes hujan kesyahduan,
menyirami benih-benih kasih untukmu.

(Semarang, 30 September 2010)

Iklan