Kita Adalah Dedaunan

dedaunan
Kita adalah dedaunan itu,
pernah menghijau menebar rindu,
pernah kering dan berguguran,
lalu melayang bersama debu,
ditiup angin.

Kita adalah dedaunan itu,
ranting-ranting kita adalah perayaan,
dahan-dahan kita adalah keberanian,
matahari dan hujan adalah pandangan hidup,
lantas mengapa kita anggap angin sebagai keluh kesah?

Kita adalah dedaunan itu,
bersatu tanpa ikatan tali temali,
menari tanpa alunan kecapi,
tetapi kita adalah pengisi kehampaan,
itulah alasan kita punya arti bagi bumi.

Kita adalah dedaunan itu,
tak pernah berharap taman menjadi sunyi,
karena kita bukanlah bala tentara sang raja,
tak kenal busung-busungkan dada,
tak kenal pula tunduk merunduk.

Pernah kita cari kebenaran,
bertanya pada burung yang melintas,
memohon pencerahan pada malam kelam,
tetapi satupun tak pernah mendapat jawaban,
karena kita hanyalah dedaunan.

7 responses to “Kita Adalah Dedaunan

  1. tersedu banget hatiku saat membaca artikel puisi mu
    mantap anda sangat hebat
    i like this

  2. Karya-karyanya bagus. Diksinya, ciamik.
    Terus berkarya, semoga sukses!!

    Oya, baca juga karya saya:

    http://mrpaijo.blogspot.com/2014/07/rembulan-terbelah-di-atas-langit-ghaza.html

  3. karya yang bagus suhu. terus berkarya

    tolong komentari karya newbie dan penulisannya
    http://lembahgiegs.wordpress.com/

  4. Karya-karyanya bagus. Diksinya, ciamik.
    Terus berkarya, semoga sukses!!!

  5. keren kak puisi nya nyentuh banget,, oh iya mampi juga yah ke wordpress aku di penyairhati.wordpress.com

  6. Mantep banget nice post

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s