Pahlawan

(Puisiku untuk Hari Pahlawan, dengan memberikan penghargaan setinggi-tingginya bagi para pahlawan kemanusiaan pada bencana Merapi, Mentawai, Wasior, dsb)
Courtesy of Kompas.com

Bukan berteriak jihad,
tapi kemuliaan telah indah kau pahat,
meringankan beban sesama umat,
ketika bumi serasa bagai kiamat,
serentak kau menjadi sepakat,
bahwa semua mahkluk harus selamat.

Bukan mencari untung,
tapi nyawa rela kau sabung,
ketika jerit tangis menusuk jantung,
tak cukup kau duduk termenung,
atau hanya berdiri mematung,
kau tunjukkan langkahmu yang agung.

Bukan hanya berucap simpati,
mengobral janji menjual teori,
kau berdiri gagah berani,
memenuhi panggilan nurani,
menghibur ibu pertiwi,
yang tengah menangis bersedih hati.

Bukan memburu gelar pahlawan,
cukup disebut sebagai relawan,
menjujung tinggi nilai kemanusiaan,
menyelamatkan alur kehidupan,
tanpa mengharap imbalan dan pujian,
kau berjuang di jalan Tuhan.

11 responses to “Pahlawan

  1. Wouw… puisinya bikin merinding mas, apalagi di tambah gambarnya, tambah miris. Jempol dua buat puisinya mas gurit. “I like it”

  2. ternyata banyak yg msh peduli dg penderitaan sesama ya mas?

  3. bagus puisi nYa

  4. Mohon ijin untuk baca ini, besok di HUT PMI 17 sept 2013šŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s