Kemudian Daripada Itu

Kemudian daripada itu,
kau pasti takkan pernah tahu,
apa yang akan terjadi nanti,
walau rencana kau susun rapi.

Kepastian tidak di tanganmu,
karena kau bukanlah penentu,
jatuh bangun dengan bersaing,
hanyalah berebut tulang kering.

Jika jiwa tak bisa dikuasai,
apapun takkan memuaskanmu,
seperti menara di atas bukit,
ingin meluncur lagi ke langit.

Tiada waktu untuk berhenti,
hanyut dalam deras mimpimu,
menumpuk segudang asa,
tanpa mengenal jati diri.

Kemudian daripada itu,
hanya itu yang kau pikirkan,
ketakutanmu akan kekurangan,
sesungguhnya sebuah kebodohan.

4 responses to “Kemudian Daripada Itu

  1. sebuah puisi selalu ada maksud dan tujuan dan seorang pembuat puisi mempunyai imajinasi yang baik.salam sehat selalu

  2. yeSS truz berkarya kawan…
    SLm prsbtan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s