Nyanyianmu

Nyayianmu,
denting gitarmu,
menembus kulitku,
mengoyak dadaku.

Bulan terpana,
bintang mengernyit,
angin diam terhenti,
sejenak mendengarmu.

Bukan lagu sendu,
tapi membuat terpaku,
bukan lagu jenaka,
tapi membuat ceria.

Di manakah aku?
kembali ke jaman batu,
atau mengalami dejavu,
saat suaramu mengalun.

Andai bisa kubeli lagumu,
berapapun harganya,
rela kujual diri ini,
rela kugadaikan jantung ini.

Nyayianmu,
bagai pedang terhunus,
menikam rasaku,
membelah sukmaku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s