Andromeda Di Hati

Purnama telah berlalu,
menyisakan gelita yang indah,
samar kulihat sinar agungMu,
ingin kudekati dan kucium,
tapi tersadar diri ini,
yang tak lain hanyalah kurcaci,
tak bisa menjangkau,
apa lagi menyentuhnya.

Pelangi yang pudar warnanya,
meninggalkan guratan abu-abu,
burung-burung kecil terbang riang,
berbaris melingkar bagai roda jaman,
segumpal awan bergerak setia,
menaungi setiap jengkal di hati,
akupun terpana dalam diam,
menunggu saat yang kunanti.

Ketika malam bergilir datang,
mengganti siang yang kelelahan,
aku memandang langit merahMu,
seakan mengundang aku terbang,
sekali lagi aku tahu diri,
rantai ini masih melingkar di kaki,
tapi atas curahan ampunanNya,
aku akan berkelana ke Andromeda.

6 responses to “Andromeda Di Hati

  1. andromeda itu daerah mana?
    hati2 aj jgn lupa bawa bekal ya😉

  2. udah siap bekal kok🙂

  3. banyak bget idena buat puisi

  4. kata2 puitis sekali mas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s