Inginku

Ingin menyapa,
tapi tak ada suara,
parau terdengar,
sumbang nyanyianku,
putus dawai gitarku,
hingga sayup-sayup,
nyanyianmu mengalun,
mencairkan suasana beku,
menyambung asaku yang patah.

Ingin menyentuh,
tapi terlalu jauh,
tak bisa kujangkau,
tangan ini terikat rapat,
kaki ini terpasung kaku,
perih di pergelangan,
nyeri di mata kaki,
hingga kau hadir,
membebaskanku dari belenggu.

Ingin tersenyum,
tulus bagai embun,
tanpa beban terpendam,
mengubur semua dusta,
menghadirkan sisa kejujuran,
tapi aku selalu ragu,
untuk memastikan,
tentang kepedulianmu,
terhadap semua upayaku.

Ingin mengungkapkan,
impian-impian lamaku,
yang masih tetap tersimpan,
karena tak ada keberanian,
dan karena ketakutan,
selalu membayangiku,
mengikuti semua gerakku,
hingga saatnya nanti,
kau akan tahu dengan pasti.

5 responses to “Inginku

  1. “inginku” puisinya bagus2

  2. inginku .. (puisinya bagus)

  3. gpp ya dr pd gak komen .. mmng puisinya bagus
    inginku .. puisinya bagus .. bagus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s