Sebelum Aku Terlelap

Sesaat,
sebelum aku terlelap,
ada yang menyelinap,
di sela-sela gelisahku.
Menunda mimpiku,
menahan kantukku,
mengusik anganku,
menuntun pikiranku,
hingga jauh,
menembus pagar hati,
lepas tanpa kendali.

Malam ini,
seperti sebelumnya.
masih tetap sama,
tak ada yang berubah.
Binatang malam bernyanyi,
semilir angin menemani,
sinar bintang bersembunyi,
bulan tertunduk,
tanda tak senang,
karena aku tak riang.

Siang tadi,
satu-satu kuingat,
apa yang kuperbuat,
mungkin tak disuka.
Bukan ingin sengaja,
hanya kelemahanku saja,
yang tak pernah bisa,
menyejukkan suasana,
memenuhi semua keinginan,
yang digantungkan padaku.

Sesaat,
sebelum aku tertidur,
sebelum aku mendengkur,
hanya ingin mengucap salam,
menyampaikan maafku,
pada setiap mahluk,
tentang kealpaanku,
yang selalu terulang,
dan tak bisa kuubah,
walau aku ingin berubah
.

7 responses to “Sebelum Aku Terlelap

  1. kealapaan yang trus menerus bukan suatu kealpaan tapi kesengajaan

  2. tau lu tidurnya ngorok wkwkwkwk

  3. puisi indah dari orang yang indah……

  4. blog pa bukan ni? >.<

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s