Walau Hanya Dalam Mimpi

Walau hanya dalam mimpi,

aku benar-benar menikmatinya,

berada di istana tanpa penjaga bersenjata,

tak ada kekhawatiran akan celaka.

 

Walau hanya dalam mimpi,

aku telah berada di sana,

bercengkrama dengan bunda theresa,

berguru cara mencintai kaum kelas tiga.

 

Walau hanya dalam mimpi,

aku jadi semakin mengerti,

ketika bunda Rabiah Al-Adawiyah,

mengajariku mabuk cinta kepadaNya.

 

Walau hanya dalam mimpi,

biarkan aku mencoba,

menjadi seperti para pencinta sejati,

yang tak berpamrih begelimang harta.

 

Walau hanya dalam mimpi,

aku tak ingin terbangun lagi,

karena ketika kubuka mata,

kujumpai lagi dunia penuh kemunafikan.

 

4 responses to “Walau Hanya Dalam Mimpi

  1. “WALAU HANYA DALAM MIMPI” puisinya bagus

  2. tassawwuf banget mas gurit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s