Jangan Menangis lagi, Mey

Jangan menangis lagi, Mey
jalan masih panjang,
teruskan langkahmu,
tak usah berpaling ke belakang.

Hari ini adalah harimu,
lihatlah,
bulan tersenyum melihatmu,
langit berseri menyambutmu.

Busungkan dada,
tantang kepongahan dunia,
kau mampu mengubahnya,
dengan kepalan tanganmu.

Untuk apa kau bermuram durja,
diam mematung tanpa kata,
hari kemarin telah pergi,
dan tak akan pernah kembali.

Melangkahlah, Mey
di luar sana angin masih bertiup,
bumi ini terhampar luas untukmu,
masih banyak yang bisa kau raih,

Bukankah dia telah melukaimu?
apa yang bisa kau harapkan,
dari kebodohan seorang pecundang,
tak usah kau menanti dia kembali.

Aku tak ingin melihatmu begitu,
bangkit,
bangkitlah untuk kemenangan,
jangan menangis lagi, Mey

6 responses to “Jangan Menangis lagi, Mey

  1. biarkan aku sendiri

  2. puisinya bagus banget…aku suka….(^_^)
    keren…pasti yang namany mei jdi terharu..
    salam kenal…(^_^)

  3. iya….kan temennya banyak…(^_^)
    aq juga mau kenalan ama mey…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s