Sunyi

Ingin bertanya,
tapi pada siapa,
sedang semua membisu,
tak ada yang mau tahu.

Sepi selalu menyambut,
hanya sebatang rokok tersulut,
dan cicak yang berebut nyamuk,
menemani indahnya kesendirian.

Mimpi-mimpi yang tersusun rapi,
semua telah kembali berserakan.
Bunga-bunga yang bermekaran,
biarlah kuncup seperti sedia kala.

Hanya bisa berharap,
kembalinya sesuatu yang telah pergi,
walau lama akan dinanti,
walau jauh akan dicari.

Kenapa ada rasa takut,
ketika tahu semua adalah fana.
Kenapa mencari bahagia,
sedangkan semua ada di depan mata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s