Pengamen Belia

Pengamen belia menjajakan nada,

denting gitarmu membuai anganku.

Jemari lemah menari di atas senar berkarat,

melesatkanku pada pagelaran seribu orkestra.

 

Sebait syair telah kau nyanyikan,

membawaku ke singgasana dewangga,

meluruhkan jiwa ini dari keangkuhan,

tentang hidup dan kehidupan yang penuh warna.

 

Jika ada waktu tersisa,

kunjungi aku kapanpun engkau mau,

ajari aku tentang kerasnya kehidupan,

yang tak menggodamu untuk melacurkan seni.

 

Pengamen belia berhati mulia,

damaikan aku malam ini dengan tembangmu,

jangan pernah kau pergi hingga aku terlelap,

hantarkan mimpiku hingga tersesat ke surga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s