Pulang

Mencoba merangkak,
dari kubangan dosa,
yang menenggelamkanku,
hingga sedalam leher.

Gaduh sekali di luar sana,
memekakkan telinga ini.
Sekumpulan setan menari,
mengejek aku yang tak berdaya.

Aku kalah,
baju bajaku telah koyak,
ditembus panah-panah racunmu,
kini hanya bagai daun pisang kering.

Aku lelah,
berpesta bersamamu,
mengikuti gerak dansamu,
hingga keringat tak tersisa setetespun.

Aku pulang,
dari istana iblis,
meuju pangkuanMu.
yang tak pernah tertutup untukku.

Tuhan,
Anak durhaka ini ingin sekali lagi pulang,
tanpa membawa buah tangan,
hanya malu yang aku punya.

3 responses to “Pulang

  1. wahai sang pemilik hatiku…
    aku begitu rapuh dg kuasamu di sanubariku…
    sejengkalpun tak kau sisakan ruang di dadaku…
    sesak…
    tak berujung makna…
    senyaplah aku tanpamu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s