Puisi Cinta

Jangan paksa aku menulis puisi cinta,

aku takkan pernah mampu melakukannya,

karna aku bukanlah pencinta sejati,

hanya Dialah Sang Maha Pencinta

Jangan suruh aku membuat karya sastra,

aku takkan sanggup menyamainya,

karna aku bukanlah sang pencipta kata-kata,

hanya di ayat-ayatNya tertulis karya sastra maha agung.

Sajakku hanyalah tetesan kuasaMu,

yang kupungut di sela-sela kebodohanku.

Bukan niat untuk dipuji,

karna pujian tidaklah penting bagi seorang pencariMu.

Kala nyayian jiwa terdengar sumbang di telinga,

gontai langkahku,

telungkup, tersedu

sebak rasa di dada

Wahai Sang Pemilik cinta,

Maha Pencinta,

berikan aku cinta,

jadikan aku pencinta,

walau hanya sebutir di tengah gurun pasir cintaMU.

9 responses to “Puisi Cinta

  1. Nah….ini baru menarik…. Sukses untuk Anda dari http://mobil88.wordpress.com🙂

  2. mau dong dibuatin puisi cinta buat aq hehehehe

  3. hueeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee mulaiiiiiiiiiiiiiiiii

  4. ikuta ngantri dibikinin puisi cinta🙂

  5. mas gurit kyknya pecinta ulung, punya cwe berapa mas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s