Teratai Putih

Sekuntum bunga Teratai di hati,
warnanya pucat pasih,
tetapi masih bersinar kemilau.
Takkan pernah layu walau panas menerpa,
takan pernah hanyut walau diterjang badai.

Ketika malam mata tak dapat terpejam,
hina dina di mata kan sirna seketika,
lantaran Terataiku ada bersama.
Bukan nyali yang tersembunyi,
hanyalah seberkas tawa yang terbalut nestapa.

Mayapada ini selalu berdiri,
akan sebuah persaksian suci.
Sembari cakrawala mengatur langkahnya,
aku bertapa di kesunyian,
ditemani keindahan dan kemurnian,
Sang Teratai abadi.

6 responses to “Teratai Putih

  1. bagus puisinya

  2. kak boleh ambil gambarnya ga buat tugas

  3. bagus kak puisinya. . .
    kak boleh ambil gambarnya ga buat tugas. .

  4. puisi yg bgus,,,,,,,,
    izin share ya………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s