Paman Suro

Paman Suro,

gemar bergurau,

tertawa lepas,

lugas tanpa batas.

Tak penatkah pundakmu memanggul karung?

 

Paman Suro,

kulitmu tak bersih,

tapi selalu jadi putih,

karna tepung menempel di punggung.

Tapi kau tetap gagah bagai Hanoman.

 

Paman Suro,

terlelap di depan gudang.

Mengharap beban berkurang,

walau itu hanya sebatas mimpi,

yang tak pernah mampu kau beli.

 

Paman Suro,

makan siangmu telah datang,

di antar gerobak rapuh,

serapuh hati orang-orang yang mencibirmu.

Paman, kapan aku bisa makan senikmat engkau makan?

 

 

 

 

 

2 responses to “Paman Suro

  1. mas gurit .. aku blh ikut ya klo diundang makan nek ndaleme paman suro.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s