Sang Hebat

Janjiku pada embun telah kutepati dini hari tadi
Ketika tak ada lagi keluh ilalang di bawah sinar bulan
Sampah-sampah angan telah berganti menjadi serpihan duka
Tapi aku tak menyesal walau tanpa riuh rendah sorakan laskar seribu
Karena akulah Sang Hebat

Hutangku pada kabut telah kubayar tunai pagi ini
Impas sudah segala pinta jedaku
Kuabaikan sebongkah harapan tentang guyuran sinar putih keperakan
Aku tak butuh tepukan-tepukan palsu di pundakku
Karena akulah Sang Hebat

Sang Hebat tak akan pernah berhenti berceloteh
Mengoyak jiwa-jiwa yang culas
Mengutuk kemunafikan penjilat-penjilat tumit sepatu
Mengiris-iris nurani yang ditimbun pasir hitam
Sang hebat takkan pernah tiarap walau hanya makan daun talas

3 responses to “Sang Hebat

  1. sugeng sonten mas gurit .. mksd puisi diatas ini tentang ap mas gurit?

  2. klo q bc2 puisi yg satu ini kyknya mas gurit kyknya gi marah ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s