KONTEMPLASI

          Tiap hari tentunya kita selalu melihat cermin, di rumah, di kantor, di toilet, atau bahkan di tempat parkir, kita tidak malu-malu untuk bercermin di kaca spion.  Ketika kita bercermin pada cermin yang kotor dan berdebu, betapa tidak enaknya, karena wajah kita yang bersih terlihat di cermin menjadi lebih jelek.

          Begitu juga dengan hati kita, tiap hari selalu terkena debu dan asap polusi kehidupan. Di kantor, di kampus,  di jalan, di kendaraan umum, di pesta, di mall, atau di mana saja, debu dan asap selalu tersisa menempel di hati kita. Semakin lama kotoran-kotoran itu akan semakin berlapis dan semakin tebal apabila kita tidak rajin membersihkannya.

          Hati yang sudah terhijab oleh kotoran duniawi akan semakin sulit untuk  melihat cahayaNya. Melihat kemahaindahanNya. Kalupun bisa melihat, akan nampak samar-samar dan kabur, ibarat kita bercermin pada kaca yang banyak dilapisi kotoran dan debu.

        Sekarang, marilah kita renungkan. Seberapa tebal debu yang menempel di hati kita? Tidak usah menilai orang lain, kita mulai dari kita sendiri. Banyak cara untuk membersihkannya, salah satunya dengan cara mengingatNya atau berdzikir di setiap gerak langkah kita. Dengan hati yang dominan terfokus padaNya, maka secara otomatis debu-debu duniawi akan luntur dari hati kita. Debu-debu baru juga akan sulit untuk menempel lagi. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s